Kamis, 24 Maret 2016

Daun Rindu

Dibawah pohon rindang itu. Kududuk sendiri termangu. Angin syahdu menyapa. Membelai hitam rambutku...

Selembar daun rindu. Jatuh dihadapanku. Kupungut tanpa ragu. Kutatap ada bayangmu..

Angin semilir meniup wajahku. membelai senyumku untukmu. Mengkhayal tentang dirimu. Andai kau ada di dekatku...

Kutuliskan dengan pena ranting rindu. Dengan maksud sampai dipohon cintamu. Berbunga hatiku...

Andai engkau tahu rindangnya jiwaku, walau hanya menunggu untukmu...

Bulan Rindu

Bulan....

Kau nampak indah malam ini... Namun sayang sang bintang tidak menemanimu....

Bolehkah aku titip salam lewatmu bulan ??? Kalau aku merindukan bintang hatiku..

Dari sinarmu yang indah malam ini. Semoga mampu menembus salam rinduku padanya...

Bulan!!!!

Temani aku malam ini, Menjemput mimpi balasan rinduku. Walau sedetik saja itu sangat berarti.

Andai bisa menatap bintang hatiku... biarpun hanya dalam mimpi..

Galaksi Cinta Dimatamu

Kerlip bintang kian menjamah rasaku padamu. Menepis bayang hampa digoresan magis raguku...

Ini bukan sekedar kisah sayangku...

Ini bukan sekedar pusara rindu darimu...

Tapi.......

Ini tentang kita yang terpaut hati bak tersihir cahaya sang dewi...

Jika ku hanya berkelakar di sudut papahan rindu yang mengundang praduga..

Mungkinkah ????? Semua kan kurasa bagaikan sekilat kedipan bola mata.

Hening dalam diam kupagut sinar dalam lalauan.

Cahaya itu menuntunku melangkah ke ruang hatimu. Dalam kian lekat hingga semakin dekat.

Mengapa cinta ini hadir dalam semayam sinar surga-Nya. Seakan katalis ini mengisyaratkan terjemahan barisan mega bintang dalam anugerahnya..

Semakin erat,, luluh dalam porosnya. Terjaga oleh satelit rindu yang membuncah pada baris megahnya..

Padamu percayaku kutitipkan dalam sergapan harimu..

Padamu kuletakan seluruh kasih yang mampu memalingkan mataku pada satu tujumu...

Padamu kubariskan jejak suci genggaman nirwana...

Hanya Padamu...

Dalam galaksi cinta dimatamu...

Sabtu, 19 Maret 2016

Puisi Hati Ini Untuk Kamu

Aku menuliskan puisi yang terangkai dari hatiku yang terdalam... Jika aku tak sedang, benar-benar jatuh cinta..

Telah lama hatiku mati sayanggg.. Rasa itu terkubur dalam lautan masa laluku..

Namun..

Kau hadir, berikan warna baru dalam hidupku..  Menghias indah di langit cintaku..

Kau berikan aku kedamaian itu.. Aku merasa kaulah cinta sejatiku..  Aku tak tau harus bagaimana ???????   Untuk menyikapi cinta ini sayang..

Namun... biarkanlah...

Semua begini adanya, Karena cinta datang tanpa diminta dan cinta pergipun tanpa di duga.

Senin, 14 Maret 2016

MALAM

Saya tidak ingat persis sejak kapan hal ini, saya rasakan. Saya bahkan kurang yakin tentang apa yang saya rasakan ini. Tapi yang jelas, semenjak saat itu datang, saya mulai mencintai malam.

Ya... Malam. Dahulu saya pecinta pagi, dengan tetesan embunnya yang jernih dan menyejukkan, dengan pelukan matahari yang menghangatkan dengan cinta langit yang membiru dan mengangkasa.

Dahulu saya mencintai pagi. Setiap hari saya menyambutnya dengan senyum, setiap hari saya melangkahkan kaki dengan ringan, untuk berteriak semangat pada pagi. Setiap hari saya menapakkan jejak-jejak langkah dengan riang memulai segala aktivitas.

Dahulu saya cerah seperti pagi, dahulu saya hangat kepada semua orang seperti mentari pagi. Dahulu saya berusaha menjadi terang, bersinar, dan gemilang seperti kemilaunya pagi.

Sekarang ?????

Yang saya bilang entah sejak kapan itu. Saya lebih mencintai malam. Saya bukannya tidak mau lagi menjadi sehangat pagi. Tapi,,, bagi saya sekarang, malam jauh lebih indah. Malam mungkin tidak terang, namun gelapnya meneduhkan. Malam mungkin tidak begitu bersinar, namun gemintangnya sangat indah. Malam mungkin tidak berkilau, namun kesyahduannya menenangkan.

Malam... dia tidak banyak bicara, tidak bising, malam itu lembut. Malam tidak panas, kesejukannya membuat saya nyaman. Malam tidak banyak polah, dia tidak menuntut saya untuk beraktivitas banyak. Dia hanya memandang saya dari kejauhan untuk membiarkan saya terbaring dengan tenang di peraduan saya, meninabobokan saya dengan nyanyian alamnya, dan bertasbih menyebut asma Allah. Berharap agar saya masih dapat berjumpa dengan malam-malam berikutnya.

Terimakasih malam, sampai jumpa besok malam. Insya Allah

Selasa, 08 Maret 2016

Sejarah Singkat Berdirinya PMR Di SMKN 1 Cihampelas

Selamat pagi semuanya....
Sekarang saya akan menceritakan sedikit sejarah singkat mengenai berdirinya organisasi PMR di sekolah saya, yaitu SMKN 1 Cihampelas.

Organisasi PMR di SMKN 1 Cihampelas ini gak berdiri secara langsung pastinya ada perintis dan juga pendirinya.

OK... langsung saja, ini para perintis dan pendiri PMR SMKN 1 Cihampelas :

• Ahmad Syadzili (TKJ 1 angkatan V)

• Ahmad Ramdan (TKJ 1 angkatan V)

• Dodi Setiadi (TKJ 1 angkatan V)

• Dasep Sudrajat (TKJ 1 angkatan V)

• Avip Pasihul Huda (TKJ 1 angkatan V)

• Asep Syamsur Baharudin (TKJ 1 angkatan V)

• Muhamad Rizki (TKJ 1 angkatan V)

• Nila Agustina (TKJ 1 angkatan V)

• Resta Purnama (TKJ 1 angkatan V)

• Widi Rafidah (TKJ 1 angkatan V)

• Tika Hadiyanti (TKJ 1 angkatan V)

• Lina Andriyani (TKJ 1 angkatan V)

• Sri Mulyawati (TKJ 1 angkatan V)

• Nurhayati (TKJ 1 angkatan V)

• Sri Yunia (TKJ 1 angkatan V)

• Astri Kartini (TKJ 1 angkatan V)

Merekalah yang merintis PMR di SMKN 1 Cihampelas. Pada tanggal 14 Juli 2011, mereka mendapat instruksi dari kesiswaan yaitu Bapak Tatang, M.Pd untuk mendirikan PMR di SMKN 1 Cihampelas saat MOPDB.

Dan saat mereka pertama masuk SMK tepat pada tanggal 18 juli 2011, mulai pendekatan dengan teman-teman sekelas, dan mencari tahu siapa saja yang di SMPnya ikut PMR.

Lalu pada tanggal 17 September 2011 ada pertemuan antara kesiswaan dengan Kang Joko dan Kang Miftah (entah apa yang dibicarakannya).

Tanggal 10 September 2011, ini adalah hari pertama latihan PMR. PMR di SMKN 1 Cihampelas diresmikan dan di akui sebagai salah satu eskul di SMK pada tanggal 17 September 2011 (Lahirnya PMR SMKN 1 Cihampelas bertepatan dengan ulang tahun PMI yang ke 66). 

Dan untuk pertama kalinya PMR menjadi petugas kesehatan pada saat upacara pengibaran bendera merah putih.

Ohhh ya.... ini dia para penanggung jawab, kesiswaan, pembina semua eskul, pelatih, ketua PMR, dan nama angkatan PMR di SMKN 1 Cihampelas.

Penanggung Jawab :

1. Bapak Asep Karyana (Kepala Sekolah SMK pertama)

2. Bapak Are Sumarna (Kepala Sekolah SMK sekarang)


Kesiswaan :

1. Bapak Tatang (Kesiswaan pertama)

2. Bapak Heri Budianto (Kesiswaan kedua)


Pembina Semua eskul :

1. Bapak Abduloh Bastaman (pembina pertama)

2. Bapak Lalan Gunawan (pembina kedua)

3. Bapak Idris Umuludin (pembina sekarang)


Pelatih : 

1. Miftahul Jannah (pelatih pertama)

2. Ahmad Syadzili (pelatih kedua)dibantu FA

3.Muhammad Angga Wiria (pelatih sekarang)


Ketua PMR :

1. Dasep Sudrajat (Ketua Pertama)

2. Andri Budiman (ketua kedua)

3. Muhammad Aji Alawi Ainal Yaqin (ketua ketiga)

4. Muhammad Iqbal Fauzi (ketua sekarang)


Nama Angkatan :

Angkatan I : "From zero to hero"

Angkatan II : "From Nothing To Something"

Angkatan III : "...

Angkatan IV : "...

Angkatan V : "...


Untuk angkatan III - V saya kurang tahu karena saya angkatan II.

Sampai jumpa di postingan selanjutnya....

HUJAN

Hujan selalu milik kita. Aku dan kamu. Kebanyakan moment yang kita lalui berdua rata-rata selalu ketika hujan, walau tidak sering.

Aku senang menatap hujan sama halnya seperti aku menatapmu. Damai, nyaman dan tenang. Kamu hujan, aku hujan, kita hujan. Kamu pernah berkata padaku bahwa kamu merasakan nyaman ketika sedang bersamaku, atau merasa tenang ketika duduk di sampingku.

Aku senang hujan datang, ia turun terkadang tanpa tanda-tanda, semacam kamu yang juga datang tiba-tiba lalu membanjiri hari-hariku dengan kata-kata.

Senin, 07 Maret 2016

Perjalanan Hidup

Dalam suatu perjalanan hidup, cita-cita terbesar adalah menuju kesempurnaan. Ada kalanya kita mesti berjuang, serta belajar menyingkap segala rahasia kehidupan.

Perjalanan menuju kesempurnaan adalah proses yang menentukan setiap tapak langkah kita. Setiap hembusan nafas, detik jantung, dari siang menuju malam. Semua itu menuju titik yang sama, yaitu kesempurnaan.

Setiap insan mempunyai hak yang sama atas waktu. Tidak ada seorangpun melebihi dari yang lain. Namun tak jarang setiap kita berbeda dalam menentukan sikapnya.

Ada yang berjuang untuk melaluinya dengan membunuh waktu. Tidak pula sedikit yang merasakan sempitnya kesempatan yang dia dapat.

Apa rahasia terbesar dalam hidup ini ???

Melewati hari ini dengan penuh makna. Makna tentang cinta, ilmu, dan iman. Dengan cinta hidup menjadi indah. Dengan ilmu hidup menjadi mudah. Dan dengan iman hidup menjadi terarah.

Hidup ini merupakan proses pembelajaran menuju lebih baik dan memahami akan cinta Allah SWT berikan untuk manusia di dunia ini.

Minggu, 06 Maret 2016

Tentang Seseorang

Aku mengingat dengn jelas bagaimana rasa itu muncul, aku bertanya-tanya "dari semuanya, mengapa aku hanya ingin berbagi denganmu..??" 

Entah ini perasaan sesaat atau bukan, aku sendiri tidak yakin,, Aku sanga penasaran dengan perasaanku, lalu kuputuskan untuk membuka hatiku untukmu.

Aku sungguh merindukanmu saat ini...

Hari-hari terus berjalan dalam pencarian dan penjelajahan kerinduan. Aku hanya bisa menghadirkanmu dalam imajinasi. Ingin ku katakan semua, tapi tak bisa :( . 

Apapun adanya, aku tetap ingin bicara, karena aku tak bisa diam dengan pengakuan kerinduanku ini. Intinya aku mau berbagi perasaan denganmu...

Mungkinkah saat ini kamu merasakan hal yang sama denganku ?? kuharap juga demikian

Karena ada banyak hal disekitarku yang selalu mengingatkanku tentangmu. Tanpa kusadari itulah yang membuatku selalu merindkanmu..

Tempat itu... 

Tempat pertama kita mengukir kenangan, tempat-tempat dimana kita bisa menyembunyikan perasaan kita masing-masing.

Tempat yang tak akan terlupakan olehku, bahkan hujan dihari itu, hujan yang meleburkan perasaan kita...

Aku takkan pernah lupa ..... :)

i miss you :*

Sabtu, 05 Maret 2016

Alun-Alun Bandung

Sewaktu main ke alun-alun, tempat mesjid raya Bandung berdiri dengan megah. Saya merasa ada yang berbeda dari tempat ini mungkin karena sudah di revitalisasi oleh wali kota Bandung tercinta, Bapak Ridwan Kamil.

Bapak yang satu ini keren banget deh. Dia bisa mengaplikasikan ilmunya untuk membuat landmark kota menjadi modern tanpa menghilangkan ciri khas dari bangunan itu sendiri. Setelah di revitalisasi malah jadi rame banget.

Banyak perbedaan yang signifikan diantaranya warna kubah mesjid yang di cat berwarna emas, pedagang kaki lima udah gak ada, dan rumputnya jadi sintesis agar tahan lama, jadinya kalau mau guling-guling dirumput juga enak, seperti main diatas permadani.

Kalian gak boleh pakai alas kaki untuk menginjak rumput, supaya kebersihannya tetap terjaga. Karena udah gak ada pedagang kaki lima. Kawasan sekitar alun-alun jadi bersih gak sembraut. Dulu sewaktu kesini, pedagang kaki lima bikin macet. Mereka ada dimana-mana. Tapi kemarin ada sih yang berjualan kantong plastik untuk memasukan sendal, itu disebut pedagang kaki lima juga apa gak ya ????

Dipinggir mesjid juga ditanam banyak bunga-bunga (gaya syahrini :D ) berwarna-warni dalam jumlah yang banyak. Yang indahnya, warna bunga disatukan dalam tempat yang keren (seperti pot besar) sesuai dengan warnanya masing-masing. Taman bunga ini adalah salah satu spot foto paling bagus.

Hidup Itu Indah

Kita lahir dengan dua "telinga" , satu kiri dan satu di kanan. Sehingga kita dapat mendengar dari dua sisi dan dua arah. Menangkap pujian maupun kritikan, dan mendengar mana yang salah dan mana yang benar.

Kita dilahirkan dengan "otak" tersembunyi di kepala, sehingga bagaimanapun miskinnya kita, kita tetap kaya. Karena tak seorangpun dapat mencuri isi otak kita. Yang lebih berharga dari segala permata yang ada.

Kita dilahirkan dengan dua mata, dua telinga, namun cukup dengan satu "mulut". Karena "mulut" tadi adalah senjata yang tajam, yang dapat melukai, memfitnah, bahkan membunuh. Lebih baik sedikit bicara, tapi banyak mendengar dan melihat.

Kita dilahirkan dengan satu "hati", yang mengingatkan kita, untuk menghargai dan memberikan cinta kasih dari dalam lubuk hati. Belajar untuk mencintai dan menikmati untuk dicintai, tetapi jangan pernah mengharapkan orang lain mencintai anda dengan cara dan sebanyak yang sudah anda berikan.

Berikanlah "cinta" tanpa mengharapkan balasan, maka anda akan menemukan bahwa hidup ini terasa menjadi lebih indah.