Kamis, 26 Mei 2016

Kenapa Bandung Banjir

Bandung merupakan kota dengan elevasi yang cukup tinggi yaitu rata-rata sekitar 768m di atas permukaan laut rata-rata (dpl) (mean sea lever). Daerah utara kota Bandung pada umumnya lebih tinggi dari pada daerah selatan.

Rata-rata ketinggian disebelah utara adalah 1050dpl, sedangkan dibagian selatan adalah 675dpl. Bandung di kelilingi menjadi semacam cekungan (Bandung Basin).

Kalau Bandung kota yang cukup tinggi, kenapa bisa banjir ???

Banjir ternyata tidak hanya di dataran rendah. Air akan cenderug mengalir bila morfologinya curam dan mengalir pelan bila morfologinya landai. Dengan demikian kalau ada daerah landaian air akan cenderung menggenang. Ketika air sudah tidak mengalir dengan baik maka disitulah kemungkinan terjadi banjir.

Bagaimana dengan sekitar Bandung selatan ???

Bandung memang berada di daerah tinggian. Namun kalau diperhatikan morfologinya, maka Bandung selatan merupakan sebuah landaian. Bahkan terkesan mendatar. Morfologi yang datar dan di kelilingi tinggian ini sering disebutkan sebagai cekungan Bandung (Bandung basin) batuan yang ada di bawa Bandung selatan ini diperkirakan hasil dari pengendapan sebuah danau.

Ya..  sebuah danau. Mungkin pembaca pernah mendengar danau Bandung. Bandung selatan memang dahulu berupa danau. Bahkan sudah diselidiki endapannya yang menunjukan bahwa danau Bandung ini dahulu terisi air.

Kapan danau ini mengering ???

Menurut M.A.C Dam (1994) the late quaternary evolution of the Bandung Basin ; endapan terakhir (termuda) danau Bandung dengan absolut clating c-14 berumur 16.000  tahun yang lalu.

Diperkirakan danau Bandung sudah tidak ada (kering) sejak 16.000 tahun yang lalu. Pak Budi Brahmantyo seorang dosen ITB, yakin ketika manusia Dago Pakar atau manusia Pawon hidup (3-6ribu tahun yang lalu) dataran bandung hanya tinggal rawa-rawa yang luas, tetapi bukan danau. Hingga sekarang masih tersisa banyak ranca dan nama daerah berawalan ranca (alias rawa) di cekungan bandung.y

Jadi walaupun Bandung terletak di daerah tinggian tetap saja kemungkinan terjadi banjir.

Selasa, 03 Mei 2016

Banjir

Sebuah banjir adalah peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Banjir diakibatkan oleh volume air dari suatu badan air seperti sungai atau danau yang meluap atau menjebol bendungan sehingga ai keluar dari batasan alaminya.

Ukuran danau atau badan air terus berubah-ubah sesuai perubahan curah hujan dan pencairan salju musiman, namun banjir yang terjadi tidak besar kecuali jika air mencapau daerah yang dimanfaatkan manusia seper i desa, kota, dan pemukiman lain.

Banjir juga dapat terjadi disungai, ketika alirannya melebihi kapasitas saluran air, terutama dikelokan sungai. Banjir sering mengakibatkan kerusakan rumah dan pertokoan yang dibangun di daratan banjir sungai alami.

Meski kerusakan akibat banjir dapat dihindari dengan pindah menjauh dari sungai dan badan air yang lain, orang-orang menetap dan bekerja dekat air untuk mencari nafkah dan memanfaatkan biaya murah serta perjalanan dan perdagangan yang lancar dekat perairan. Manusia terus menetap di wilayah rawan banjir adalah bukti bahwa nilai menetap dekat air lebih besar dari pada biaya kerusakan akibat banjir periodik.

• Jenis Dan Penyebab Utama Banjir

-Sungai

√ Lama

Endapan dari hujan atai pencairan salju cepat melebihi kapasitas saluran sungai. Diakibatkan hujan deras monsan, hurikan dan depresi tropis, angin luar dan hujan panas yang mempengaruhi salju. Rintangan drainase tidak terduga seperti tanah longsor, es atau puing-puing dapat mengakibatkan banjir perlahan desebelah hulu rintangan.

√ Cepat

Termasuk banjir bandang akibat curah hujan konvektif (badai petir besar) atau pelepasan mendadak endapan hulu yang terbentuk dibelakang bendungan, tanah longsor, atau gletser.


-Muara

Biasanya diakibatkan oleh penggabungan pasang laut yang diakibatkan angin badai.


-Pantai

Diakibatkan badai laut besar atau bencana lain seperti tsunami atau hurikan. Banjir badai akibat siklon tropis atau siklon ekstratopis masuk dalam kategori ini.


-Malapetaka

Diakibatkan oleh peristiwa mendadak seperti jebolnya bendungan atau bencana lain sperti gempabumi dan letusan gunung berapi.


-Manusia

Kerusakan tak sengaja oleh pekerja terowongan atau pipa. dll


•Dampak Banjir

Dampak banjir terbagi menjadi tiga bagian, yaitu;

√ Dampak primer , yaitu : Dampak yang menyebabkan kerusakan fisik.

√ Dampak Sekunder, yaitu : Dampak yang menyebabkan persediaan air, penyakit, pertanian, dan persediaan makanan, pepohonan dan transfortasi.

√ Dampak tersier/jangka panjang, yaitu : Dampak yang menyangkut tentang ekonomi.


• Penanggulangan banjir

Kita dapat menanggulangi banjir dengan cara yang mudah, yaitu dengan mulai membuang sampah pada tempatnya dan melakukan reboisasi, serta menambah daerah resapan air dan membersihkan sungai dari sampah2 yang menumpuk.


Sekian artikel tentang banjir, tujuan artikel ini adalah untuk mengingatkan bahwa banjir terjadi dimana-mana, dan jika kita tidak mulai melakukan penanggulangan maka kita sendiri yang akan merasakan dampaknya, sekian terimakasih :)