Kamis, 20 Desember 2018

Kisah Robin Hood dari Korea

Kisah Robin Hood ini tertuju pada sebuah film asal korea yang berjudul " Kundo : Age Of The Rampant ".

Di film ini untuk kesekian kalinya Yoon bekerja sama dengan Ha Jung-woo, setelah sebelumnya aktor kenamaan Korea itu juga bermain dalam tiga filmnya yang lain; “Nameless Gangster” (2012), “ The Moonlight of Seoul” (2008) dan “ The Unforgiven” (2005). 

Dalam film “Kundo: Age of The Rampant” ini, Ha yang terkenal berkat aktingnya dalam film box office “The Chaser” (2008) berperan sebagai Dol Moo-chi, seorang mantan tukang daging yang masuk dalam kelas terendah di masa Dinasti Joseon pada pertengahan abad ke-19. Cerita film bergenre action ini terjadi pada tahun 1859, saat Dinasti Joseon sedang mengalami masa-masa sulit. Tirani yang kejam menyebabkan krisis ekonomi dan kerusuhan terjadi di seluruh negeri. 

Akibatnya rakyat hidup dalam kemiskinan dan kelaparan, ditambah lagi karena terjadi bencana. Sekelompok pejuang bernama Kundo yang dipimpin Dae-ho (Lee Sung-min) muncul melawan pemerintahan. Mereka merampok pejabat-pejabat kaya yang korup, dan kemudian dibagikan pada rakyat. Kundo pun menjelma jadi kelompok yang sangat menakutkan, bahkan bagi raja. Mereka sangat kuat karena lebih mementingkan tujuannya daripada kehidupan mereka sendiri.

Dol Moo-chi juga ikut bergabung dengan kelompok Kundo, karena ingin membalas kematian keluarganya. Dia kehilangan ibu dan adiknya karena penindasan yang dilakukan oleh Jo Yoon (Kang Dong-won), seorang putra bangsawan kaya. Meski ibunya hanyalah seorang selir, namun dia bisa berbuat semena-mena karena kekuasaan ayahnya. Sejak itu, Dol Moo-chi ikut berjuang demi rakyat, sembari mencari Jo Yoon yang bertanggung jawab atas kematian keluarganya.

Pada akhirnya, Dol Moo-chi pun bertemu dengan musuhnya. Namun, Jo Yoon ternyata juga telah bergabung dengan Kundo. Dia menyadari dirinya sama sekali tidak memiliki hak dan tidak diakui oleh keluarganya ayahnya, karena alasan hanya anak seorang selir meskipun dia sangat hebat dalam seni bela diri. Dol Moo-chi pun menantang Jo Yoon untuk berduel. Bagaimana akhirnya nasib kedua anggota Kundo itu? Apakah Dol Moo-chi berhasil membalas dendamnya?

Film “ Kundo: Age of The Rampant” ini sebenarnya telah dirilis pada tanggal 23 Juli 2014 lalu, yang sukses menarik 500-an ribu penonton pada hari pertama pemutarannya.

Selasa, 18 Desember 2018

Memilih Teman Yang Baik Menurut Islam

Manusia secara kodrati adalah makhluk sosial sebagaimana mereka diciptakan oleh Allah SWT. Pengertian makhluk sosial sendiri adalah manusia yang tidak dapat hidup sendiri atau individu artinya manusia yang slalu membutuhkan orang lain.

Oleh karena itu setiap manusia pastinya membutuhkan teman.
Dalam memilih teman hendaknya memang harus diperhatikan dengan baik. Karena lingkungan pergaulan yang anda pilih akan menentukan perkembangan diri anda sendiri tentunya. Lingkungan yang baik akan menciptakan pribadi baik dan sebaliknya lingkungan yang buruk akan menciptakan pribadi buruk tentunya.

"Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu." (QS. An Nisa : 1)

Lalu bagaimana cara mencari teman yang baik. Baiklah dalam artikel kali ini penulis akan membahas bagaimana cara mencari teman yang baik.

Ciri-ciri teman yang baik :

1.Dapat menjaga rahasia,
2. Selalu berbaik sangka kepada kita (khusnudzon.)
3. Selalu ada saat dibutuhkan dan menolong kita.
4. Selalu mengajak dan mengingatkan kepada kebaikan seperti ibadah contohnya.
5. Senantiasa berprilaku jujur.
6. Teman akan selalu merasa senang jika anda juga merasa senang
7. Teman yang baik adalah teman yang mau memaafkan

Cara memilih teman yang baik :

1. Rajin Beribadah

Dalam hal memilih teman, faktor paling utama yang wajib anda jadikan sebagai bahan pertimbangan ialah kualitas ibadahnya. Jika seseorang selalu menjaga ibadahnya dengan baik, maka sudah tidak diragukan lagi sangat tepat anda jadikan sebagai teman.
Karena perilakunya yang selalu taat tersebut, akan membawa anda menjadi pribadi yang taat terutama dalam menjaga kualitas ibadah. Berbekal komponen yang satu ini, saya yakin anda akan senantiasa terus berkembang ke arah yang lebih baik.

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku." (QS. Ad-Dzariyat : 56)

Inti sari dari ayat di atas di jelaskan daam tafsir berikut ini :

"Ibadah terdiri dari ibadah murni (mahdhah) dan ibadah tidak murni (ghairu mahdhah). Ibadah mahdhah adalah ibadah yang telah ditentukan oleh Allah, bentuk, kadar, atau waktunya, seperti shalat, zakat, puasa dan haji. Ibadah ghairu mahdhah adalah segala aktivitas lahir dan batin manusia yang dimaksudkannya untuk mendekatkan diri kepada Allah." [Shihab (2003:356)]

2. Selalu Mengajak Pada Kegiatan -- Kegiatan Positif

Kegiatan atau pun aktivitas yang anda lakukan sehari -- hari, akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan diri anda di masa yang akan datang. Untuk itu anda wajib memilih teman yang selalu mengajak kepada suatu kegiatan yang positif.

Kegiatan tersebut misalnya seperti berorganisasi, melakukan kegiatan -- kegiatan sosial, berbagi ilmu, mengembangkan bakat dan lain sebagainya. Menurut saya pribadi hal seperti itu akan jauh lebih bermanfaat daripada hanya nongkrong -- nongkrong tidak jelas yang justru akan menghambat perkembangan diri anda.

"Bukanlah kebaikan bahwa kamu menghadapkan wajahmu ke arah Timur dan Barat, tetapi yang sebenarnya kebaikan ialah yang beriman kepada Allah swt. dan Hari Kemudian dan malaikat-malaikat dan Kitab dan nabi-nabi, dan memberikan harta atas kecintaan kepada-Nya, kepada kaum kerabat, dan anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, dan orang musafir, dan mereka yang meminta sedekah dan untuk memerdekakan hamba sahaya; dan orang-orang yang mendirikan shalat dan membayar zakat; dan orang-orang yang menepati janji mereka bila mereka berjanji, dan mereka yang sabar dalam kesusahan dan kesengsaraan, dan tabah dalam masa perang; merekalah orang-orang yang benar dan merekalah orang-orang yang bertakwa." (Q.S. 2 : 178)

3. Pilihlah Teman yang Jujur

Sosok yang mengedepankan kejujuran dalam islam tentu saja sangat membantu anda dalam membentuk karakter atau pun menemukan jati diri. Teman yang menjunjung tinggi sifat jujur, pasti akan sangat terbuka dengan anda mengenai apapun yang berhubungan dengan anda.
Jika ia tidak suka maka ia akan berkata tidak suka dan kemudian menjelaskan mengapa ia tidak suka. Nah perbuatan seperti ini meskipun pahit jika diucapkan, namun nantinya tidak akan menimbulkan kesalah pahaman yang justru sangat beresiko pada perpecahan karena munculnya kecurigaan antara anda dengan teman anda.

"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah SWT, dan hendaklah bersama orang-orang yang benar." (QS. At Taubah : 119)

4. Pilihlah Teman yang Bertanggung Jawab

Rasa tanggung jawab memang sangat dibutuhkan dalam hal menjalin hubungan pertemanan. Misalnya saja saat teman anda meminjam buku untuk mengerjakan tugas. Namun saat proses peminjaman tersebut berjalan, ternyata buku anda hilang dan teman anda tersebut acuh-tak acuh. Perilaku kurang bertanggung jawab seperti ini tentu saja akan membuat anda menjadi jengkel. ayat Al-Qur'an tentang tanggung jawab pun juga sudah sangat jelas banyak efek baiknya dibandingkan buruknya.

Nah untuk itu teman yang mengedepankan rasa tanggung jawab, sangat baik anda jadikan sebagai teman. Karena apapun itu kegiatan atau pun aktvitas yang anda percayakan, pasti akan dikerjakan atau pun dijaga dengan penuh rasa tanggung jawab.

5. Pilihlah Teman yang Amanah

Seorang teman yang mempunyai sifat amanah dalam islam, pasti akan memperhatikan dengan baik apa yang anda titipkan atau pun percayakan kepadanya. Misalnya saja saat anda sedang mengalami masalah dan membutuhkan sosok teman untuk meringankan beban anda setelah anda menceritakannya.

Nah disinilah letak kepercayaan terhadap amanah yang anda titipkan kepadanya. Jika teman anda amanah, maka dia akan berusaha untuk tidak memberitahukan masalah anda kepada orang lain, karena siapa tau masalah tersebut adalah aib yang tidak baik jika diumbar ke sembarang orang.

6. Pilihlah Teman yang Menghormati Orang Tua

Rasa hormat yang selalu ditunjukkan oleh teman anda kepada orang tuanya akan sangat berperan positif dalam membentuk kepribadian anda. Dengan menghormati kedua orang tua, segala kesulitan yang akan dialami pasti akan mampu terlewati dengan baik karena doa-doa baik yang dipanjatkan oleh orang tua.

Dan sebaliknya jika perilaku teman anda buruk kepada kedua orang tuanya, sangat menentukan kepribadian buruk yang akan menular ke anda.

7. Pilihlah Teman yang Tulus

Mencari teman yang tulus memang tidak mudah, namun sifat yang satu ini sangat anda butuhkan. Dengan adanya ketulusan, maka setiap bantuan yang diulurkan kepada anda akan dilakukannya dengan senang hati tanpa mengharapkan imbalan.

8. Pilihlah Teman yang Bijaksana

Teman yang mempunyai kebijaksanaan yang baik, tentu saja akan sangat pandai menentukan mana perbuatan yang baik dan mana yang tidak tanpa harus menutup -- nutupi kenyataan yang sebenarnya. Dengan kebijaksanaan ini akan membentuk karakter adil dalam diri anda.

9. Pilihlah Teman yang Pintar

Kepintaran memang sangat didambakan bagi setiap orang. Dengan anda dekat kepada teman yang mempunyai keunggulan dalam bidang akademis, maka akan membuat anda menjadi tertular sedikit demi sedikit kepintarannya berkat pemikiran -- pemikiran positif.

10. Pilihlah Teman yang Mengedepankan Kebaikan Untuk Anda

Dari Abu Hamzah, Anas bin Malik radiallahuanhu, pembantu Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam, dari Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam, beliau bersabda,

"Tidak beriman salah seorang di antara kamu hingga dia mencintai untuk saudaranya apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri. (Riwayat Bukhari dan Muslim)

11. Pilihlah Teman yang Menjunjung Silaturahmi

keutamaan menyambung tali silaturahmi memang sangat baik untuk dilakukan di dalam islam. Meskipun anda sudah jarang bisa bertemu dengan teman anda karena sama -sama sedang memperjuangkan masa depan, namun teman yang menjunjung silaturahmi pasti akan selalu berusaha untuk menjaganya.

12. Pilihlah Teman yang Tidak Sombong
sifat sombong dalam islam akan membawa kepada kehancuran.

Teman yang mempunyai sifat sombong akan sangat merugikan bagi anda. Kesombongan yang ditunjukkannya akan membuat anda menjadi iri dan cenderung akan memaksakan diri anda untuk melakukan hal -- hal di luar batas kemampuan yang merugikan bagi anda tentunya.

13. Pilihlah Teman yang Tidak Suka Mencela Orang Lain

Kebiasaan menghardik orang lain akan membuat diri anda menjadi terbiasa untuk melakukan perbuatan tersebut. Tanpa anda sadari perbuatan ini akan menimbulkan sakit hati pada sebagian orang dan nantinya akan merugikan bagi anda jika ia merasa terdzolimi. Karena doa orang terdzolimi akan diijabah oleh Allah.

14. Pilihlah Teman yang Mandiri

Kemandirian tentu saja sangat berpengaruh pada kehidupan di masa yang akan datang. Dengan bersikap mandiri anda tidak akan menggantungkan hidup anda kepada orang lain (menjadi benalu), melainkan anda akan berusaha sendiri mati matian untuk mendapatkan kesuksesan.

15. Pilihlah Teman yang Selalu Menginginkan Kebaikan Bagi Anda

Dari Abu Hamzah, Anas bin Malik radiallahuanhu, pembantu Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam, dari Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam, beliau bersabda, "Tidak beriman salah seorang di antara kamu hingga dia mencintai untuk saudaranya apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri." (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Manfaat Berteman dengan Orang yang Shalih
Berteman dengan teman yang shalih, duduk-duduk bersamanya, bergaul dengannya, mempunyai keutamaan yang lebih banyak dari pada keutamaan duduk dengan penjual minyak wangi. Karena duduk dengan orang shalih bisa jadi dia akan mengajari kita sesuatu yang bermanfaat untuk agama dan dunia kita serta memberikan nashihat-nashihat yang bermanfaat bagi kita. Atau dia akan memberikan peringatan kepada kita agar menghindari perkara-perkara yang membahayakan kita.

Teman yang shalih senantiasa mendorong kita untuk melakukan ketaatan kepada Allah, berbakti kepada orang tua, menyambung tali silaturrahim, dan mengajak kita untuk senantiasa berakhlak mulia, baik dengan perkataannya, perbuatannya, ataupun dengan sikapnya. Sesungguhnya seseorang akan mengikuti sahabat atau teman duduknya, dalam hal tabiat dan perilaku. Keduanya saling terikat satu sama lain dalam kebaikan ataupun yang sebaliknya. (Bahjah Quluubil Abrar, 119)

Jika kita tidak mendapat manfaat di atas, minimal masih ada manfaat yang bisa kita peroleh ketika berteman dengan orang yang shalih, yaitu kita akan tercegah dari perbuatan-perbuatan jelek dan maksiat. Teman yang shalih akan selalu menjaga persahabatan, senantiasa mengajak berlomba-lomba dalam kebaikan, berusaha menghilangkan keburukan. Dia juga akan menjaga rahasia kita, baik ketika kita bersamanya maupun tidak. Dia akan memberikan manfaat kepada kita berupa kecintaannya dan doanya pada kita, baik kita masih hidup maupun setelah mati. (Bahjatu Quluubil Abrar, 119)

Wahai saudaraku/i, sungguh manfaat berteman dengan orang yang shalih tidak terhitung banyaknya. Dan begitulah seseorang, akan dinilai sesuai dengan siapakah yang menjadi teman dekatnya, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam:

"Seseorang itu menurut agama teman dekatnya, maka hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya." (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah, no. 927)

Ditulis melalui rangkuman dari berbagai sumber
Sekian dan terimakasih, mohon maaf jika banyak kesalahan.

Rabu, 12 Desember 2018

Tentang Desember

Ada sesuatu tentang Desember...

Sejuta kenangan yang terangkai indah megusik hati yang sendu..

Desember selalu bicara tentang hujan.. dan langit mendung.. dan kehangatan percakapan kita tentang manusia yang selalu mencari tujuanya...

Desember adalah hutan basah, aroma kue, lagu lagu damai bersenandung diantara keramaian perbelanjaan..

Desember bicara soal hati yang penuh cinta.. tentang keterbatasan kita sebagai manusia.. tentang kehangatan keluarga dalam dunia yang makin tidak peduli..

Desember adalah indahnya pertemanan yang menerima apa adanya dalam keikhlasan... juga tentang keinginan hati yang kadang terlalu malu untuk bicara nyaring.. Tuhan mampu mendengar itu semua tanpa perlu terucap..

Desember selalu membuka makna soal memberi.. hati..diri..pengabdian.. dan tentang pengharapan akan besok yang tak pernah pasti.. kiranya membawa lebih banyak ketenangan dalam kegalauan waktu sekarang.

Desember selalu tentang yang terindah sepanjang tahun..

Bagiku Desember selalu tentang-mu.. tentang banyak kenangan yang kita lewati.. tentang banyak cerita yang belum sempat kita rangkai bersama.

Desember adalah tentang kerinduan hati mengenaimu. 

Sabtu, 08 Desember 2018

Untuk Sosok Ayah Yang Telah Lama Pergi

Ada kalanya aku ingin bertemu denganmu, memelukmu, merasakan hangatnya dekapanmu, mendengar nasehatmu, melihat senyummu, merasakan amarahmu, melihat sikap kerasmu.

Karena apa?

Karena aku tidak pernah merasakan itu selama ini. Semau hal tentang mu hanya bisa ku dengar dari cerita-cerita mereka. Seandainya Tuhan memberikan satu hari untuk ku bersamamu, aku hanya ingin menyampaikan kata-kata cinta ku ini pada mu ayah. Aku harap Ayah bisa bahagia mendengarkannya.

Kamis, 22 November 2018

Jangan Pernah Khawatir Tentang Rizki, Begitupun Jodoh

Sahabat hijrah,
Banyak diantara kita sengaja melakukan aktivitas pacaran karena takut tidak mendapatkan jodoh yang diharapkan di masa yang akan datang dan adapula sebagian sahabat yang mencoba berkali-kali berikhtiar dengan cara yang benar namun ternyata belum juga mendapatkan jodoh yang diinginkan, sehingga akhirnya menempuh jalan pintas dengan pacaran terlebih dahulu.
.
Padahal, dalam Islam konsep jodoh itu sama dengan konsep rezeki genks, jodoh adalah bagian dari qadha (ketetapan Allah), ikhtiar kita itu hanya membedakan barakah dan tidaknya jodoh yang kita dapatkan.
.
Telah banyak bukti, bahwa yang hidupnya penuh dengan petualangan dari satu pasangan ke pasangan yang lain, meninggalkan banyak 'bekas' (baca: mantan) tapi sampai saat ini ternyata tak menikah-menikah jua, adapula yang tak pernah berkenalan tiba-tiba tak ada angin tak ada hujan jodoh bertamu datang untuk meminang.
.
Maka, janganlah khawatir dengan jodoh genks, Allah telah siapkan rizki terbaik dan barakah terindah lagi tercurah-curah untuk yang sabar dan berjuang dalam ketaatan dan ketaqwaan. Maka fokus dan istiqamahlah dalam taat.
.
"Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia jadikan baginya jalan keluar dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangka. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. (TQ.S At Thalaq: 2-3)
.
Selamat istiqamah dalam kesabaran dan semoga Allah melimpahkan rizki -termasuk jodoh- yang terbaik dan barakah untuk kita. Aamiin

Generasi Muda Penerus Bangsa

Bismillah, assalamualaikum wr.wb..
Apa kabar ukhti-ukhti cantik? Semoga selalu dlm lindungan Allah.. Aamiin

Udh lama kita tak bersua lg, Alhamdulillah malam ini kita akan mulai diskusi kita dgn tema "generasi muda penerus bangsa"

Generasi muda adalah generasi yang akan memegang peradaban dunia di masa depan.. maka tak heran jika banyak sekali bahasan tentang remaja, dimulai dari pergaulannya, hobinya, pendidikan, dan lain sebagainya.. sangat di perhatikan sepenuhnya tetapi apakah ade2 merasa tidak bahwa kita di perhatikan dalam ranah kesuksesan duniawi saja? Semoga merasa yah, karna jujur saya sebagai seorg guru sangat prihatin dgn remaja masa kini dimna remaja hanya dijadikan mesin perputaran peradaban yg matrealis untuk mendapatkan keuntungan yg sangat tinggi.. ihh knpa bilang gtu, aku ngga ngerti? Oke biar saya jelaskan yah dik, jadi gini byk sekali kebijakan pemerintah yg memberatkan adik2 sampe2 ada kebijakan untuk full day school dimna kebijakan tersebut membuat para remaja menjadi seperti robot yg harus menguasai byk pengetahuan tentang ilmu duniawi tanpa dibarengi ilmu akherat.. nah disinilah kita akan melihat bahwa remaja era ini sangat individual dan kurang akan empati terhadap sesamanya, apalagi terhadap Islam agama yg dianutnya karena mereka terbiasa untuk terus mandiri untuk meraih cita2 duniawi.. dimana ketika ilmu duniawi tak dibarengi dgn ilmu akherat maka akan menyebabkan Mala petaka pada remaja tersebut.. contohnya begini yah byk sekali org pintar akan pengetahuannya tetapi akhlak nya terhadap orgtuanya jelek, kemudian tak sedikit juga yg menjadi gila ataupun memutus kan untuk mengakhiri hidupnya.. coba pikirkan mereka tuh pinter loh tapi knpa pemikirannya dangkal sekali yah? Tentu jelas jawabannya karena mereka tidak Deket dgn Pencipta nya, mereka tidak memahami hidup itu untuk apa dan akan kembali kemana.. mereka hanya tau hidup itu untuk sukses dlm karier saja bukan untuk menggapai RidhaNya.. kan miris yah?

Maka tak heran jika byk remaja yg salah dlm bergaul dan terombang ambing dlm lubang maksiat.. coba pernahkah berpikir ini akar masalahnya apa?? Oke kalau blm pernah berpikir kearah sana biar saya kasih tau yah, jadi akar masalahnya itu adalah sekulerisme, aduuuuh apa lagi nih, bahasa apa lagi?? Sabar yah say biar saya kasih tau sekarang hihihi... jadi sekulerisme itu adalah pemisahan antara agama dengan kehidupan.. tau kan adik, bahwa Islam itu mengatur seluruh kehidupan kita selama di dunia.. dimna jika kita mau tdur juga diatur, mau makan diatur, mau ke kamar mandi diatur, dan lain sebaginya tidak hanya itu saja dalam ranah pendidikan dan tentang remaja juga ada aturannya.. maka jika agama dipisahkan dgn kehidupan maka imbasnya begini kehidupan kita tidak akan pernah sejahtera serta byk sekali kemaksiatan yg dilakukan..

Jika kita bisa melihat sejarah dulu ketika Islam diterapkan byk sekali para remaja atau para intelektual yg hebat2 sampai menemukan teori2 ilmu ilmiah dan pengetahuan yg sampai saat ini digunakan dan diperlukan.. kau tau al khawarizmi?? Beliau adalah ilmuan matematika, Ibnu Sina beliau adalah bapak medis, dan kau tau Al fatih, beliau adalah pemimpin dan jendral kaum Muslim yg berhasil menaklukan konstantinopel di umur 21 thnnya..

Sekarang lihatlah dimna zaman sudah berubah menjadi serba canggih tak membuatkan para remaja bertakwa kpd Allah dan berkarya karna Allah pula.. maka tak heran byk bencana yg menimpa kita karena kemaksiatan yg selalu kita lakukan selama ini.. Maka kata Allah dlm firman-nya,
وَمَاۤ اَصَابَكُمْ مِّنْ مُّصِيْبَةٍ فَبِمَا  كَسَبَتْ اَيْدِيْكُمْ وَيَعْفُوْا عَنْ كَثِيْرٍ 
"Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu)." (QS. Asy-Syura: Ayat 30), dik Allah tak pernah dzolim kpd kita, hanya diri kita sendirilah yg selalu mendzolimi..

Jadi jika ingin peradaban masa depan cemerlang, maka kuncinya itu dgn merubah remajanya, merubah generasi muda nya menjadi generasi yg cinta kpd Allah yg selalu bertakwa kpd Allah serta selalu berkarya karna Allah semata-mata untuk mendapat RidhaNya.. maka akan cemerlang lah peradaban selanjutnya jika remajanya selalu dekat dgn Allah.. maka rubahlah akhlak kita dgn terus memperbaiki aqidah kita kpd Allah, karna dgn aqidah dan iman kita kuat maka ketika kita akan melakukan maksiat akan terus berpikir ulang sampai kita tidak akan memulainya karena kita sangat takut akan azab Allah SWT. Bukan hanya sekedar azab yg selalu diselewengkan akhir2 ini tetapi bener2 azab Allah yg akan terjadi.. teruslah ingat akan musibah yg selalu menimpa  negara kita karna musibah itu datang, karena kitalah yg terlalu sering melakukan maksiat..

Mau sampai kapan bilang *mau hijrah* tapi tidak ada aksi nyatanya, mau sampai kpn *hijrah butuh proses* tp jika tidak bisa melawan hawa nafsunya untuk menahan melakukan maksiat, mau sampai kpn km seperti itu dik? Zaman udh mulai berakhir, jadi nasehat saya hijrahlah dgn sepenuhnya sebelum terlambat, karna dgn hijrah sepenuhnya, negeri kita pun akan terselamatkan akan azab Allah..

Wallahu'allam..

-san-

Minggu, 01 Juli 2018

Tanda kiamat yang sering di rasa, di ucapkan tapi tidak di sadari

Salah satu tanda kiamat ini sering kita rasa, kita ucapkan tapi tidak kita sadari.
"Waktu", tanda kiamat ini sudah sering terjadi, kita pun sering mengucapkannya namun sebagian dari kita tak menyadarinya.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda "kiamat tidak akan datang hingga waktu terasa berjalan dengan cepat. Satu tahun terasa satu bulan, satu bulan terasa satu pekan, satu pekan terasa satu hari. Satu hari terasa satu jam. Satu jam terasa bagai sepercikan api (yang menyala), kemudian padam" (HR.Tirmidzi dan Imam Ahmad).

Bukankah kita semua sering merasakannya saat ini??

Waktu berjalan dengan cepat hingga kita tidak menyadarinya. Ingat-ingatlah, kita sering bergumam, sudah malam saja padahal pagi baru saja beranjak.

Semoga kita segera sadar dan bergegas mengumpulkan bekal untuk kehidupan yang abadi di alhirat nanti. Aamiin...

Jumat, 29 Juni 2018

Waduk Saguling

Waduk saguling adalah waduk buatan yang terletak di Kabupaten Bandung Barat pada ketinggian 643m diatas permukaan laut. Waduk ini merupakan salah satu dari tiga waduk yang membenclung aliran sungai citarum yang merupakan sungai terbesar di Jawa Barat. Dua waduk lainnya adalah waduk Jati luhur dan Waduk Cirata.

Semula, waduk saguling direncanakan hanya untuk keperluan menghasilkan tenaga listrik. Pada tahap pertama pembangkit tenaga listrik yang dipasang berkapasitas 700mw, tetapi bila di kemudian hari ada peningkatan kebutuhan listrik, pembangkit dapat ditingkatkan hingga mencapai 1.400mw. Badan yang bertanggung jawab dalam pembangunannya adalah Proyek Induk Pembangkit Hidro (PIKITDRO) dari perusahaan Listrik Negara (PLN), Departemen perkembangan dan Energi (sekarang menjadi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia). Selanjutnya, dengan mempertimbangkan permasalahan lingkungan di daerah itu, Saguling ditata ulang sebagai bendungan multiguna, termasuk untuk kegunaan pengembangan lain seperti perikanan, agri-akuakultur, pariwisata, dan lain-lain. Sekarang, waduk ini juga digunakan untuk kebutuhan lokal, seperti mandi, mencuci dll. Hal ini membuat waduk saguling kondisinya lebih mengkhawatirkan ketimbang waduk cirata dan waduk jatiluhur yang sudah dibangun lebih dahulu. Hal tersebut terjadi karena sebagai pintu pertama sungai citarum, di saguling inilah semua kotoran "disaring" untuk pertama kali sebelum kemudian disaring kembali oleh waduk citata dan terakhir oleh waduk jati luhur.


Daerah disekitar waduk saguling berupa perbukitan, dengan banyak sumber air yang berkontribusi pada waduk. Hal tersebut membuat bentuk waduk saguling sangat tidak beraturan dengan banyak teluk. Daerah waduk ini asalnya adalah berupa daerah pertanian. Daerah perikanan dari waduk berhadapan dengan tekanan kuat dari populasi penduduk. Hal tersebut terjadi karena 50% dan populasi terdiri dari petani dengan tingkat pertumbuhan tinggi. Peningkatan populasi petani tersebut mengakibatkan berkurangnya lahan yang dapat diolah sehingga memaksa mereka mengembangkan lahan pertanian mereka dengan melakukan pembabatan hutan. Sebagai konsekuensinya muncul masalah longsor di musim hujan. Institut ekologi di Bandung telah mempelajari hal ini sejak tahun 1978, terutama tentang kondisi dasar daerah ini dan pemantauan serta pengelolaan lingkungan untuk meningkatkan standar hidup penduduk.

Kamis, 28 Juni 2018

5 Maret 2018

Malam itu, malam dimana saya membaca notifikasi facebook saya, ada seseorang yang tepat malam ini berulang tahun. Lalu ? Apa yang aneh ? Toh semua orang berulang tahun ?

Sebenarnya, tidak ada yang aneh kalau saja ia masih ada. Ya... Ia sudah meninggal. Sejenak saja aku membuka halaman profilnya, berniat mengucapkan. Namun, jemari saya tertahan. Ia sudah tiada, lantas untuk apa saya ucapkan selamat ulang tahun ? Rasanya aneh, seperti mengucapkan selamat pada bayi yang belum lahir. Sejenak saya berpikir, mungkin bukan ucapan selamat ulang tahun yang seharusnya saya ucapkan. Karena umurnya sudah terhenti, tepat ketika ia menghembuskan napas terakhirnya. Mungkin mengingat hari kelahirannya lebih tepat. Kita bersuka cita bukan karena umur ia bertambah, tapi karena pada hari ini seorang yang baik telah lahir. Sekali lagi selamat hari lahir. Mungkin umurmu tidak akan bertambah, tapi hari lahirmu masih di ingat. Bukankah orang baik tidak di peringati ketika ia mati, tapi ketika ia hidup. 😊

Alm.Barkah Riadi (lahir, bdg 5 maret 1989. Wafat, 11 februari 2018)

Allahumma innaa nas-aluka salaamatan fid diini wa'aafiyatan filjasadi wa ziyaadatan fil'ilmi wa barokatan fir rizqi wa taubatan qoblal mauti wa rohmatan 'indal mauti wa maghfirotan ba'dal mauti. Aamiin 

Rabu, 27 Juni 2018

Kubur itu memanggil manusia dengan 5 seruan

Kalian tahu gak??
Ternyata setiap hari kubur itu memanggil manusia dengan 5 seruan :

1. Aku adalah rumah orang sendirian maka carilah teman yang setia untukmu dengan banyak membaca Al-qur'an.

2. Aku adalah rumah kegelapan maka terangilah aku dengan salat malammu.

3. Aku adalah ular besar maka bawalah penawarnya dengan membaca "Bismillahirrahmaanirrahim" yang disertai dengan mengalirkan air mata (karena rasa takutnya kepada Allah swt).

4. Aku adalah rumah debu maka bawalah tikar dengan banyak beramal shaleh.

5. Aku adalah rumah pertanyaan Munkar dan Nakir maka perbanyaklah diatas punggungku dengan membaca " laa ilaha ilallah muhammadur rasulullah" supaya kita bisa menjawab pertanyaan dari Munkar dan Nakir.

Sabtu, 23 Juni 2018

Kampungku, wilayahku, tempat nyaman bagiku

Kampungku, wilayahku, mungkin jika di bandingkan dengan daerah Kota Bandung termasuk wilayah yang terbilang desa. Tapi bagiku, daerah ini tempat ternyaman bagiku tinggal di bandingkan di sana.

Rumah yang berada dekat dengan masjid dan lingkungan pesantren, menimbulkan suasana tersendiri bagiku. Nyaman, tenteram, dan adem.

Ketika di kota Bandung, suasana sore dan malam menjadi sebuah kebisingan di jalanan, atau menjadi sebuah alasan orang-orang untuk berpergian mencari tempat makan dan sebagainya, namun masjid-masjid di sekelilingnya tidak dipenuhi oleh mereka layaknya jalanan yang penuh dengan hiruk piruk. Terpenuhi oleh sebagian manusia yang tumpah di mall-mall atau bahkan di jalanan tapi apa daya dengan masjid yang hanya di isi oleh beberapa orang-orang yang sudah lanjut usia.

Sedangkan disini tepatnya di wilayahku, beda jauh dengan kondisi di luar sana. Ketika menjelang maghrib wilayahku ini sudah agak sepi karena orang-orang baik yang tua atau para pemuda pemudi, meraka sedang memenuhi ubin masjid, bukan memenuhi jalanan. Setelah usai isya, lantunan - lantunan ayat suci al-qur'an pun terdengar setelah itu di lanjutkan dengan solawatan-solawatan yang merdu dan enak di dengar.
Inilah yang membuatku nyaman berada disini.

Kamis, 14 Juni 2018

Gema Takbir Idul Fitri

Allaahu akbar... Allaahu akbar... Allaahu akbar...
Laa illaaha illallaahu wallaahu akbar.. Allaahu akbar walillaahil hamd..

Gema takbir mulai berkumandang. Pengeras masjid yang biasnya hanya diisi dengan lantunan ayat suci al-qur'an, kini mulai di hiasi suara merdu senandung takbir, pertanda akhir bulan Ramadhan, tapi senandung kemenangan yang menandakan datangnya hari raya yang membawa manusia kembali pada fitrahnya. Hari raya yang juga disebut hari raya Idul Fitri ini disambut meriah oleh segenap umat muslim di segala penjuru dunia. Lantunan takbir mulai bergema selepas adzan maghrib. Pengeras suara setiap masjid saling bersahutan. Gemuruh takbir terdengar disetiap penjuru wilayah.

Ada berbagai cara yang dilakukan umat muslim dalam menyambut datangnya hari raya ini.

Keheningan malam biasanya, tapi kini malam ini pun berganti ditemani lantunan takbir sepanjang malam. Sepertiga malam yang biasanya hanya dilewati sujud sunyi dalam tahajjud, kini ditemani dengan iringan takbir. Kumandang takbir ini akan berlanjut hingga matahari esok mulai menampakan sinarnya di ufuk timur. Lautan manusia mulai merapat ke masjid pada esok hari. 

Pagi esok, suasana masjid akan sedikit berbeda. Pelataran masjid yang biasanya dimanfaatkan santri/anak kecil yang mengaji untuk bermain, mulai esok terhampar kar0et berwarna hijau/merah. Karpet tersebut di gunakan untuk memfasilitasi warga sekitar yang ingin melaksanakan shalat Idul Fitri di masjid. 

Malam ini, suasana hangat mulai terasa ketika gema takbir berkumandang di iringi dengan dentuman kembang api yang ditembakan ke atas langit hingga menembus kedalam kelenjar saliva.

Hangatnya sinar bulan malam ini melengkapi sinar kembang api yang terus menerus meledak diatas langit. Senyum lebar terlihat jelas dalam raut wajah setiap muslim.

Perut kenyang setelah berbuka puasa terakhir di bulan Ramadhan ini, hatipun senang. Itulah sedikit ungkapan yang bisa mewakili kondisi saat ini.

Rangkaian selebrasi kemenangan tak terasa telah usai. Semoga dapat bertamu dengan gema takbir selanjutnya dengan segala keberkahan yang ada di dalamnya.


Aamiin... 

Atas nama Nadya pribadi mengucapkan..  Minal aidzin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin.. 

Jumat, 20 April 2018

Selamat Hari kartini

Hai dear...

Apa kabar? Masih jomblo ?? 😁😁

Udah lama nadya gak update cerita abal-abal ni.. Hehehe

Ada yang kangen sama tulisan ini ?? Hah ? Enggak???

Ok fine..!!! 😂😂

Dah lama gak update bikin Nadya kangen juga buat nulis, tapi sayangnya Nadya bingung mau nulis apaan. 😆

Kalian tau sendiri Nadya ini bukan kaya penulis-penulis di Blog yang lain. Nadya kalo nulis kalo lagi ada maunya aja. Suka-suka Nadya dan semau hati Nadya aja.

I WRITE TO TELL NOT TO SELL

***

Ohh.. Iya sekarang tanggal 21 April 2018.
Tanggal di mana yang sudah kita semua ketahui bahwa pada tanggal tersebut adalah tanggal sebagai Hari Kartini.

Selamat Hari Kartini untuk semua wanita Indonesia.

" Jadilah sosok wanita yang semakin cerdas, berwawasan terbuka, bebas berkarya, merdeka, mandiri dan dapat berdiri sendiri tanpa melupakan kodratnya sebagai wanita."

Sekedar informasi aja, Ibu Kartini adalah salah satu pahlawan Indonesia yang menjadi inspirasi wanita.

Dia adalah salah satu pahlawan yang berjuang dengan cara yang antimainstream.

Ketika banyak para pahlawan kemerdekaan berjuang dengan menggunakan tulisan untuk membuat bangsa kita ini terbebas dari kebodohan. Ini keren..

Beliau mencoba memperjuangkan hak para wanita Indonesia agar bisa mendapatkan persamaan hak dengan kaum lelaki.

Dan sekarang hasil perjuangan Kartini tidak sia-sia. Saat ini kaum wanita di Indonesia sudah bisa memperoleh haknya, untuk mendapatkan pendidikan dan pekerjaan yang setara dengan kaum lelaki.

Tapi sayangnya generasi Kartini saat ini berbeda jauh bila di bandingkan dengan generasi Kartini jaman dulu.

Sabtu, 06 Januari 2018

Kamu, Kembang Api

Ini cerita 6 hari yang lalu.

Januari, tepat tanggal 1, tengah malam.

Saat gelap gempita menyesakan udara, tiup terompet memekakan telinga, pendar cahaya kembang api mengganggu hitamnya langit malam. Di sisi bawah dari rembulan yang terkalahkan kembang api, kepulan asap dari panggangan terus naik dan naik membumbung ke udara, menggoyahkan kelenjar "saliva" supaya memproduksi lebih banyak lagi tetesan-tetesan air mulut itu.

Sementara itu, masih dibawah ledakan-ledakan berwarna dilangit hitam yang bersahutan. Aku tengadah menatap penuh kembang api diatas sana.

Indah ? Harus ku akui... iya

Tapi, sampai kapan indahnya bertahan? Hanya beberapa detik kemudian hilang digantikan ledakan yang lain. Jika persediaan habis, maka indahnya habis. Secara tidak langsung, kita semua tahu kalai indahnya kembang api akan segera menghilang. Menikmatinya adalah sebuah tipuan keji, menghayatinya adalah menimbun kerinduan dimasa depan.

Indah kemudian pergi dengan cepat?

Hanya mendapat secuil bahagia, kemudian rindu tak terhingga yang entah terselesaikan atau tidak.

Ya, kembang api maafkan aku menyalahkanmu karena kemampuanmu hanya segitu. Aku hanya berpendapat tentangmu. Karena aku hingga detik ini masih belum paham pada mereka yang menikmati kau terbakar.

Hei kembang api, sakitkah rasanya dibakar? Bagaimana rasanya meledak? Apakah kamu bahagia seperti manusi yang menyorakimu, bahkan hingga ia lupa usianya?

Jika kamu senang bisa meledak supaya orang lain senang, maka kamu mulia. Tapi maaf, aku adalah pengecualian. Aki tak senang.

Aku tidak membencimu, kembang api.

Aku hanya benci harus menyukai kemudiam merindu.