Kamis, 28 Juni 2018

5 Maret 2018

Malam itu, malam dimana saya membaca notifikasi facebook saya, ada seseorang yang tepat malam ini berulang tahun. Lalu ? Apa yang aneh ? Toh semua orang berulang tahun ?

Sebenarnya, tidak ada yang aneh kalau saja ia masih ada. Ya... Ia sudah meninggal. Sejenak saja aku membuka halaman profilnya, berniat mengucapkan. Namun, jemari saya tertahan. Ia sudah tiada, lantas untuk apa saya ucapkan selamat ulang tahun ? Rasanya aneh, seperti mengucapkan selamat pada bayi yang belum lahir. Sejenak saya berpikir, mungkin bukan ucapan selamat ulang tahun yang seharusnya saya ucapkan. Karena umurnya sudah terhenti, tepat ketika ia menghembuskan napas terakhirnya. Mungkin mengingat hari kelahirannya lebih tepat. Kita bersuka cita bukan karena umur ia bertambah, tapi karena pada hari ini seorang yang baik telah lahir. Sekali lagi selamat hari lahir. Mungkin umurmu tidak akan bertambah, tapi hari lahirmu masih di ingat. Bukankah orang baik tidak di peringati ketika ia mati, tapi ketika ia hidup. 😊

Alm.Barkah Riadi (lahir, bdg 5 maret 1989. Wafat, 11 februari 2018)

Allahumma innaa nas-aluka salaamatan fid diini wa'aafiyatan filjasadi wa ziyaadatan fil'ilmi wa barokatan fir rizqi wa taubatan qoblal mauti wa rohmatan 'indal mauti wa maghfirotan ba'dal mauti. Aamiin 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar