Kamis, 22 November 2018

Jangan Pernah Khawatir Tentang Rizki, Begitupun Jodoh

Sahabat hijrah,
Banyak diantara kita sengaja melakukan aktivitas pacaran karena takut tidak mendapatkan jodoh yang diharapkan di masa yang akan datang dan adapula sebagian sahabat yang mencoba berkali-kali berikhtiar dengan cara yang benar namun ternyata belum juga mendapatkan jodoh yang diinginkan, sehingga akhirnya menempuh jalan pintas dengan pacaran terlebih dahulu.
.
Padahal, dalam Islam konsep jodoh itu sama dengan konsep rezeki genks, jodoh adalah bagian dari qadha (ketetapan Allah), ikhtiar kita itu hanya membedakan barakah dan tidaknya jodoh yang kita dapatkan.
.
Telah banyak bukti, bahwa yang hidupnya penuh dengan petualangan dari satu pasangan ke pasangan yang lain, meninggalkan banyak 'bekas' (baca: mantan) tapi sampai saat ini ternyata tak menikah-menikah jua, adapula yang tak pernah berkenalan tiba-tiba tak ada angin tak ada hujan jodoh bertamu datang untuk meminang.
.
Maka, janganlah khawatir dengan jodoh genks, Allah telah siapkan rizki terbaik dan barakah terindah lagi tercurah-curah untuk yang sabar dan berjuang dalam ketaatan dan ketaqwaan. Maka fokus dan istiqamahlah dalam taat.
.
"Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia jadikan baginya jalan keluar dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangka. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. (TQ.S At Thalaq: 2-3)
.
Selamat istiqamah dalam kesabaran dan semoga Allah melimpahkan rizki -termasuk jodoh- yang terbaik dan barakah untuk kita. Aamiin

Generasi Muda Penerus Bangsa

Bismillah, assalamualaikum wr.wb..
Apa kabar ukhti-ukhti cantik? Semoga selalu dlm lindungan Allah.. Aamiin

Udh lama kita tak bersua lg, Alhamdulillah malam ini kita akan mulai diskusi kita dgn tema "generasi muda penerus bangsa"

Generasi muda adalah generasi yang akan memegang peradaban dunia di masa depan.. maka tak heran jika banyak sekali bahasan tentang remaja, dimulai dari pergaulannya, hobinya, pendidikan, dan lain sebagainya.. sangat di perhatikan sepenuhnya tetapi apakah ade2 merasa tidak bahwa kita di perhatikan dalam ranah kesuksesan duniawi saja? Semoga merasa yah, karna jujur saya sebagai seorg guru sangat prihatin dgn remaja masa kini dimna remaja hanya dijadikan mesin perputaran peradaban yg matrealis untuk mendapatkan keuntungan yg sangat tinggi.. ihh knpa bilang gtu, aku ngga ngerti? Oke biar saya jelaskan yah dik, jadi gini byk sekali kebijakan pemerintah yg memberatkan adik2 sampe2 ada kebijakan untuk full day school dimna kebijakan tersebut membuat para remaja menjadi seperti robot yg harus menguasai byk pengetahuan tentang ilmu duniawi tanpa dibarengi ilmu akherat.. nah disinilah kita akan melihat bahwa remaja era ini sangat individual dan kurang akan empati terhadap sesamanya, apalagi terhadap Islam agama yg dianutnya karena mereka terbiasa untuk terus mandiri untuk meraih cita2 duniawi.. dimana ketika ilmu duniawi tak dibarengi dgn ilmu akherat maka akan menyebabkan Mala petaka pada remaja tersebut.. contohnya begini yah byk sekali org pintar akan pengetahuannya tetapi akhlak nya terhadap orgtuanya jelek, kemudian tak sedikit juga yg menjadi gila ataupun memutus kan untuk mengakhiri hidupnya.. coba pikirkan mereka tuh pinter loh tapi knpa pemikirannya dangkal sekali yah? Tentu jelas jawabannya karena mereka tidak Deket dgn Pencipta nya, mereka tidak memahami hidup itu untuk apa dan akan kembali kemana.. mereka hanya tau hidup itu untuk sukses dlm karier saja bukan untuk menggapai RidhaNya.. kan miris yah?

Maka tak heran jika byk remaja yg salah dlm bergaul dan terombang ambing dlm lubang maksiat.. coba pernahkah berpikir ini akar masalahnya apa?? Oke kalau blm pernah berpikir kearah sana biar saya kasih tau yah, jadi akar masalahnya itu adalah sekulerisme, aduuuuh apa lagi nih, bahasa apa lagi?? Sabar yah say biar saya kasih tau sekarang hihihi... jadi sekulerisme itu adalah pemisahan antara agama dengan kehidupan.. tau kan adik, bahwa Islam itu mengatur seluruh kehidupan kita selama di dunia.. dimna jika kita mau tdur juga diatur, mau makan diatur, mau ke kamar mandi diatur, dan lain sebaginya tidak hanya itu saja dalam ranah pendidikan dan tentang remaja juga ada aturannya.. maka jika agama dipisahkan dgn kehidupan maka imbasnya begini kehidupan kita tidak akan pernah sejahtera serta byk sekali kemaksiatan yg dilakukan..

Jika kita bisa melihat sejarah dulu ketika Islam diterapkan byk sekali para remaja atau para intelektual yg hebat2 sampai menemukan teori2 ilmu ilmiah dan pengetahuan yg sampai saat ini digunakan dan diperlukan.. kau tau al khawarizmi?? Beliau adalah ilmuan matematika, Ibnu Sina beliau adalah bapak medis, dan kau tau Al fatih, beliau adalah pemimpin dan jendral kaum Muslim yg berhasil menaklukan konstantinopel di umur 21 thnnya..

Sekarang lihatlah dimna zaman sudah berubah menjadi serba canggih tak membuatkan para remaja bertakwa kpd Allah dan berkarya karna Allah pula.. maka tak heran byk bencana yg menimpa kita karena kemaksiatan yg selalu kita lakukan selama ini.. Maka kata Allah dlm firman-nya,
وَمَاۤ اَصَابَكُمْ مِّنْ مُّصِيْبَةٍ فَبِمَا  كَسَبَتْ اَيْدِيْكُمْ وَيَعْفُوْا عَنْ كَثِيْرٍ 
"Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu)." (QS. Asy-Syura: Ayat 30), dik Allah tak pernah dzolim kpd kita, hanya diri kita sendirilah yg selalu mendzolimi..

Jadi jika ingin peradaban masa depan cemerlang, maka kuncinya itu dgn merubah remajanya, merubah generasi muda nya menjadi generasi yg cinta kpd Allah yg selalu bertakwa kpd Allah serta selalu berkarya karna Allah semata-mata untuk mendapat RidhaNya.. maka akan cemerlang lah peradaban selanjutnya jika remajanya selalu dekat dgn Allah.. maka rubahlah akhlak kita dgn terus memperbaiki aqidah kita kpd Allah, karna dgn aqidah dan iman kita kuat maka ketika kita akan melakukan maksiat akan terus berpikir ulang sampai kita tidak akan memulainya karena kita sangat takut akan azab Allah SWT. Bukan hanya sekedar azab yg selalu diselewengkan akhir2 ini tetapi bener2 azab Allah yg akan terjadi.. teruslah ingat akan musibah yg selalu menimpa  negara kita karna musibah itu datang, karena kitalah yg terlalu sering melakukan maksiat..

Mau sampai kapan bilang *mau hijrah* tapi tidak ada aksi nyatanya, mau sampai kpn *hijrah butuh proses* tp jika tidak bisa melawan hawa nafsunya untuk menahan melakukan maksiat, mau sampai kpn km seperti itu dik? Zaman udh mulai berakhir, jadi nasehat saya hijrahlah dgn sepenuhnya sebelum terlambat, karna dgn hijrah sepenuhnya, negeri kita pun akan terselamatkan akan azab Allah..

Wallahu'allam..

-san-