Bandung merupakan kota dengan elevasi yang cukup tinggi yaitu rata-rata sekitar 768m di atas permukaan laut rata-rata (dpl) (mean sea lever). Daerah utara kota Bandung pada umumnya lebih tinggi dari pada daerah selatan.
Rata-rata ketinggian disebelah utara adalah 1050dpl, sedangkan dibagian selatan adalah 675dpl. Bandung di kelilingi menjadi semacam cekungan (Bandung Basin).
Kalau Bandung kota yang cukup tinggi, kenapa bisa banjir ???
Banjir ternyata tidak hanya di dataran rendah. Air akan cenderug mengalir bila morfologinya curam dan mengalir pelan bila morfologinya landai. Dengan demikian kalau ada daerah landaian air akan cenderung menggenang. Ketika air sudah tidak mengalir dengan baik maka disitulah kemungkinan terjadi banjir.
Bagaimana dengan sekitar Bandung selatan ???
Bandung memang berada di daerah tinggian. Namun kalau diperhatikan morfologinya, maka Bandung selatan merupakan sebuah landaian. Bahkan terkesan mendatar. Morfologi yang datar dan di kelilingi tinggian ini sering disebutkan sebagai cekungan Bandung (Bandung basin) batuan yang ada di bawa Bandung selatan ini diperkirakan hasil dari pengendapan sebuah danau.
Ya.. sebuah danau. Mungkin pembaca pernah mendengar danau Bandung. Bandung selatan memang dahulu berupa danau. Bahkan sudah diselidiki endapannya yang menunjukan bahwa danau Bandung ini dahulu terisi air.
Kapan danau ini mengering ???
Menurut M.A.C Dam (1994) the late quaternary evolution of the Bandung Basin ; endapan terakhir (termuda) danau Bandung dengan absolut clating c-14 berumur 16.000 tahun yang lalu.
Diperkirakan danau Bandung sudah tidak ada (kering) sejak 16.000 tahun yang lalu. Pak Budi Brahmantyo seorang dosen ITB, yakin ketika manusia Dago Pakar atau manusia Pawon hidup (3-6ribu tahun yang lalu) dataran bandung hanya tinggal rawa-rawa yang luas, tetapi bukan danau. Hingga sekarang masih tersisa banyak ranca dan nama daerah berawalan ranca (alias rawa) di cekungan bandung.y
Jadi walaupun Bandung terletak di daerah tinggian tetap saja kemungkinan terjadi banjir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar