Saya ya saya, bukan kamu, bukan elo, bukan anda, dan tentu saja bukan mereka.
Nadya itu gimana sih orangnya?
Jangan tanya saya, bahkan saya juga belum mengenal seperti apakah saya sebenarnya, buktinya saya ikut test kepribadian dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan (yang tidak perlu saya jawab dengan menggunakan rumus matematika, fisika bahkan statiska) yang sangat mudah. Entah apa kolerasinya yang pasti ada hasil yang bertuliskan karakteristik kepribadian saya setelah menjawab pertanyaan-pertanyaan itu dan voila... memang kira-kira begitulah diri saya sebenarnya.
Dan inilah hasilnya yang tanpa saya kurangi, tanpa saya tambah-tambahi.
Saya adalah seorang yang plegmatis *buka kamus kurang lebih artinya adalah sifat yang pasrah, tidak suka bertengkar dan menurut saja mana yang paling mudah meskipun kadang tidak sesuai dengan kata hati.
Dan saya pun mengiyakan..
-iya "gue banget" kalau kata anak-anak gaul jaman sekarang. Saya orang yang tidak mau ribut, jika saya dalam posisi yang di rugikan, dituduh, atau di salahkan yang pada kenyataannya saya tidak seperti itu. Saya cenderung diam atau membela diri saya "seadanya", saya tidak mau berdebat lebih lama, oleh karena itu saya cenderung ngalah dan pada akhirnya saya kesal, saya bt dan nangis. Sampai-sampai seorang teman mengatakan "bodoh dan terlalu baik itu memang beda tipis". Ya... itulah saya.
Orang yang plegmatis mempunyai sifat umum : introvert, pengamat dan pesimis. Sebenarnya saya bisa saja introvert bisa saja ekstrovert (ambivert), jujur jika totalnya 100% maka 60% untuk introvert dan sisanya adalah ekstrovert. Saya lebih suka mengurung diri dikamar berjam-jam, atau pergi kesuatu tempat sendiri, atau mungkin nongkrong di salah satu tempat makan. Entah mengapa itu mengasikkan damai dan santai. Walaupun kadang saya juga merasa kalau sendiri itu menyedihkan dan mengerikan. Memang kalangan introvert banyak "di cap" orang aneh yang tidak mau atau tidak mudah bersosialisasi dengan orang lain, tidak luwes dan tidak fleksibel. Tetapi pernah saya membaca dalam sebuah artikel tentang kepribadian introvert (karena saya juga mulai khawatir dengan kondisi saya).
Carl Gustav Jung, seorang psikoanalisis yang menjadi kawan sekaligus murid Sigmun Freud mengemukakan bahwa kepribadian yang terbaik adalah introvert. Kebapa bisa begitu??
Menurut Jung, orang-orang introvert adalah mereka yang terampil dalam melakukan perjalanan kedunia dalam, yaitu diri mereka sendiri. Mereka selalu mencoba memahami diri mereka sendiri dengan melakukan banyak perenungan dan berkontemplasi. Pada akhirnya mereka menjadi orang yang memahami dirinya, berpendirian keras, tidak mudah terpengaruh orang lain, dan mengetahui apa yang menjadi tujuan dalam hidupnya.
Orang-orang introvert memiliki kendali atas dirinya sendiri, namun sering kali mengalami penolakan oleh lingkungannya. Sedangkan orang-orang ekstrovert dapat memiliki segalanya, kecuali satu, dirinya sendiri.
Alhamdulillah... ada hikmah dibalik kepribadian yang dicap aneh itu, yang memang dominan di diri saya. Kepribadian pengamat atau bahasa kerennya percelving yaitu selalu ingin tahu lebih banyak tentang kondisi sekitar, bertindak fleksibel, menjaga jarak dan menghindari kesan bodoh. Karena saya selalu takut untuk terlihat bodoh maka saya akan cenderung minder untuk bergaul dengan orang sekitar, lalu saya akan pesimis dengan apa yang sudah saya lakukan. (Nampaknya logika yang cukup bagus)
Dan kali ini saya mengiyakan (lagi)...
Ada kelemahan dan kelebihan yang terdapat pada seorang yang berkepribadian plegmatis ini :
*kelemahan
- Seperti tidak ada masalah (padahal sebenernya disimpen sendiri). - Melawan perubahan (saya mempunyai kecenderungan melakukan hal yang sama dan sulit berubah). - Punya kemauan baja yang tenang (gejala keras kepala yang akan muncul jika sudah terakumulasi).
*kelebihan
- Sebagai pribadi (rendah hati, mudah bergaul, santai, diam, tenang, sabar, seimbang, cerdas, simpatik dan baik hati, menyembunyikan emosi, bahagia menerima kehidupan, serbaguna) #emangnya saya gedung 😆
- Sebagai pekerja (cakap dan mantap, damai dan mudah sepakat, punya kemampuan administratif, menjadi penengah, menghindari konflik, baik di bawah tekanan, menemukan cara yang mudah.
- Sebagai teman (mudah diajak bergaul, menyenangkan, tidak suka menyinggung, pendengar yang baik, selera humor tinggi, suka mengawasi orang, punya banyak teman , berbelas kasihan, dan perhatian)
*apakah saya seperti itu teman???
Dan begitulah katanya kepribadian saya. Bagaimanapun diri saya, saya tetap mau menjadi diri saya sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar