Tak dapat terhitung lagi berapa banyak jam yang kita habiskan disekolah. Sepertiga hari kita dihabiskan disekolah tentunya. Itu melatarbelakangi bahwa sekolah dapat mengambil bagian membentuk pribadi seseorang.
Mereka guru-guru kita adalah sang pencipta insan cendikia. Ayuman langkah mereka hentakan setiap hari. Keringat dingin tercucur deras diatas letih tubuhnya. Namun mereka tidak pernah lelah dengan semua itu. Mereka ingin kita sukses dimasa depan nantinya. Dengan ilmunya kita akan hidup lebih baik dimasa depan.
Seuntai kata aku ucapkan terimakasih atas ilmu yang sudah enkau berikan wahai guruku. Meski nanti jarak memisahkan kita, dan aku mungkin saja melupakan pelajaran yang pernah kau ajarkan.
Mereka teman-teman kita adalah orang-orang yang akan selalu terkenang. Yang akan selalu terbayang dalam setiap langkah baru yang akan kita lakukan diluar sana, mereka telah menorehkan ribuan warna-warni dalam perjalanan masa putih abu-abu ini.
Putiy abu-abu punya banyak cerita. Putih abu-abu adalah sebuah kisah indah yang berakhir dalam perpisahan. Hari ini, waktunya kita menutup lembaran kisah klasik masa ini. Sedih memang, saat semua ini harus menjadi sebuah kenangan. Kelak, kita akan merindukan masa-masa ini. Biarkan mereka, meja, kursi, gedung sekolah, kantin sekolah, serta setiap sudut dari bangunan sekolah ini menjadi saksi bisu perjalanan dimasa putih abu-abu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar