Jumat, 19 Februari 2016

Hikmah Yang Kupetik Dari Hidupku

Ternyata pengalaman waktu tidak akan pernah bisa ditahan. Begitu juga saat alam mengubah apa yang ada dalam diri manusia. Tuhan dapat melakukan apapun yang Dia kehendaki, kita hanya debu yang bisa terhembus kapanpun.

Beberapa hari ini aku malas melakukan apapun, lagi-lagi aku hanya dapat berlindung di balik kata-kata permakluman lagi sibuk, lagi malas, dan lagi gak mood. Tiga kata yang ternyata akhirnya menimbulkan kesan ketidak konsekwensian ku akan sebuah mimpi. Tapi apa mau dikata jika ternyata cita-cita  tersebut akan terwujud jika salah satu bahkan tidak ada sama sekali tiga kata itu melekat dihari-harinya. Iya seharusnya jangan ada kata malas, tidak mood, atau karena kesibukan.

Banyak yang terjadi pada diriku beberapa tahun kebelakang. Kejadian-kejadian berlalu tanpa mampu aku uraikan tapi seperti selalu aku komitmenkan kedalam diriku. Bahwa aku selalu koreksi diri mencoba mengetahui apa yang salah pada diriku ketimbang harus menyalahkan orang lain, apalagi harus menyalahkan keadaan.

Aku pikir, kejadian-kejadian menyedihkan yang aku alami tahun kemarin adalah akhir dari segalanya, tapi ternyata justru awal dari proses kehidupanku selanjutnya.

Aku yakin, tidak ada manusia yang sempurna dan setiap orang bisa berubah. Setiap orang punya kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri. 

Bijaksana rasanya jika mau belajar dan mengambil hikmah dari pengalaman masa lalu. Dan bodoh namanya, jika tidak mau merubah diri dan jatuh kedalam kubangan yang sama.

Aku memandang hidup sebagai pilihan. Kemanapun kita berjalan dan pergi selalu di hadapkan dengan pilihan. pilihan antara yang baik dan buruk. Pilihan yang terkadang tidak mudah diputuskan. Setiap pilihan pasti punya konsekwensi sendiri. Setiap pilihan harus diperjuangkan, harus pintar-pintar dan hati-hati memilihnya.

Aku yakin ciptaan Allah Swt itu baik dan bermanfaat, jadi jangan melihat fisiknya yang terpenting adalah bisa mengerti dan menerima apa adanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar